Rabu, 17 April 2013

BINTANG

Bintang yang selalu ada diatas atap rumahku sekarang jarang banget muncul. Bintang yang bisa buat aku tersenyum sekarang malah selalu bikin aku kesal. Bintang yang dulu baik hati sekarang berubah jahat. Bintang yang aku kenal dulu bukan bintang yang sekarang!
Aku kangen kamu! Apa kamu nggak pernah bisa rasakan itu? Kenapa? Kenapa kamu jadi gini? Kenapa bintang? Jawab!!
Mungkin semua karna lampu kota yang terlalu terang hingga hilangkan sinarmu yang tak begitu terang, tapi kenapa kamu nggak bisa seperti bulan? Bulan bisa melawan sinar lampu yang ada dikota. Apa kamu bosan dengan dunia malam? Tapi bukannya malam itu duniamu? Bintang kasihan si bulan, dia sendirian dilangit, temani dia temani aku juga, setiap kali aku berusaha menunggumu didepan teras rumah yang nggak begitu luas untuk bertemu denganmu, tapi yang aku lihat hanya bulan, dia sendiri, apa kamu nggak tau perasaan dia? Aku yakin dia kesepian dilangit. Apa kamu nggak kasihan sama bulan? Kenapa kamu jahat? Jangan egois bintang!, aku bisa rasakan apa yang dirasakan bulan, dia kesepian dilangit yang gelap itu, sama seperti aku yang setiap malam kesepian, aku ingin bercerita banyak denganmu bintang seperti dulu, aku yakin bulan juga ingin bercerita banyak denganmu, banyak banget, mungkin bulan akan lebih bosan dilangit sana bila sendiri seperti ini, tapi bulan tetap bertahan dilangit untuk menemani masyarakat kota yang ingin melihat sinar bulan, bulan aja bisa nggak egois! Harusnya kamu juga jangan egois dong, temani bulan sebentar saja mungkin mengajaknya bercengkrama, tapi jangan lupa juga dengan aku, aku yang selalu menunggumu didepan teras rumah, kamu boleh ajak teman-temanmu untuk menemaniku, mungkin dengan begitu aku juga bisa akrab dengan teman-temanmu, banyak hal yang bisa kita lakukan, aku akan bercerita banyak hal, dari yang sedih, tegang dan lucu, aku yakin pasti kamu senang, kamu juga bisa mengajak bintang yang lain membuat rasi bintang yang begitu indah, pasti aku dan bulan akan bertepuk tangan paling keras buat kamu. Maka dari itu temani kita sebentar saja, jangan terlalu sibuk dengan teman-temanmu, apa kamu tak ingat dulu kamu sendiri diatap rumahku, aku yang menemukanmu dan menemanimu, hingga akhirnya kamu punya banyak teman diatap rumahku, tapi setelah itu kamu menghilang semau kamu, kamu jahat bintang! Aku kangen kamu yang menemani aku hingga aku tertidur dikursi teras rumahku, aku kangen kamu yang selalu ada buat temani malam sunyiku, banyak hal yang ingin aku ceritakan lagi, apa aku dan bulan harus demo dulu agar kamu sadar? Aku pikir itu semua tak perlu, aku tau apa yang terbaik buat kamu, tapi jangan gini bintang, jangan pergi dan datang semau kamu, aku mulai bosan menunggu kamu didepan teras rumahku, aku hanya bisa bicarakan kekesalanku padamu dengan bulan, tapi itu kurang, aku ingin bicara langsung denganmu! Kamu dan bulan itu beda bintang! B-E-D-A! Aku ingin kamu mengerti bintang, menurutku kamu lebih istimewa, kamu bisa mengedipkan cahaya itu dan buat aku tersenyum, aku kangen kedipan itu bintang!, aku akan sangat menerima kamu kembali bila kamu ingin tetap tinggal diatap rumahku setiap malam, ajak teman-temanmu juga biar lebih seru, asalkan kamu berubah nggak akan pernah ninggalin aku lagi setiap malam, mengertikan bintang? Aku harap kamu bisa ngerti! Selamat malam bintang selamat bertemu dimalam-malam berikutnya! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar