Selasa, 26 Juni 2012

:)

Akhir-akhir ini aku dekat sama kamu.
Kamu itu temanku, teman yang setia mendengar curhatku.
Teman yang selalu berusaha membuatku tersenyum.
Kamu itu segalanya bagiku.
Kamu itu terlalu baik untukku.
Aku sayang kamu melebihi kamu menjadi temanku.
Tapi ku tak ingin jika kau menjadi milikku akan ada yang terluka.
Dia itu seseorang yang pernah memilikimu.
Dia pun juga temanku.
Meski dia selalu menentang masih sayang padamu.
Tapi aku tau hatinya tak pernah berbicara seperti itu.
Aku tau dia sangat menyayangimu begitu pula aku.
Yang hanya bisa diam-diam mengagumi sosok mu.
Sosok yang sangat berjasa dikehidupanku.
Meskipun ini cuma mimpi buatku.
Tapi semua ini cukup untukku, mengingatmu saja ku bahagia.
Meskipun takdir berkata kau bukanlah milikku.

Minggu, 10 Juni 2012

Buat Kamu Disana

Wajah dan namamu selalu terbayang pada raga ini
Pikiran ini tak pernah berhenti mengulang kejadian yang pernah dialami
Meski kau pergi jauh dariku, ku tau hatimu tak menginginkan ini
Aku tak memaksamu untuk mecintaiku
Tapi ku mohon jangan usir hati ini yang terlanjur menyayangimu
Berbulan-bulan telah ku lewati, namun tak bisa aku sebahagia saat dekat denganmu
Setelah ku berikan perasaan ini untukmu, kamu malah pergi menjauhiku.. jauh.. sangat jauh..
Mungkin semua ini salahku karena aku menyayangimu
Menyayangi jiwa yang tak pernah bisa untuk bersamaku
Lebih dari seribu cara ku coba untuk melupakanmu
Tapi tak pernah ku temui hasil yang memuaskan
Dirimu selalu datang dibenakku, mendatangiku secara tiba-tiba
Dan aku tak mampu bertingkah ataupun berbicara dihadapanmu/didekatmu
Sungguh ku tak ingin melukai perasaanmu, mempermalukanmu dihadapan MEREKA
Cukup sudah harapan ini padamu
karena ku tau kau tak akan pernah menyayangiku
Meski air mataku itu tak pernah mau untuk menangisi dirimu tapi selalu ku coba untuk melampiaskan kekesalanku
Mungkin ini semua suratan TAKDIR hidup, yang selama ini tak pernah terfikirkan olehku
Kejadian-kejadian yang lalu kini tinggal kenangan
ku ucapkan TERIMA KASIH untukmu yang pernah mewarnai hariku